Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Hal yang Harus Dipersiapkan Guru Sebelum Mengajar

13 Hal yang Harus Dipersiapkan Guru Sebelum Mengajar




13 Hal yang harus dipersiapkan guru sebelum mengajar. Hal apa saja yang harus dipersiapkan guru sebelum mengajar? Nah, si Meme menjawab. Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan guru sebelum mengajar.

Pertama: Berniat

Sebelum berangkat dari rumah atau tempat kos/kontrak, guru harus berniat dulu. Tersebut redaksi niatnya seperti apa, tanpa bahasa pun boleh. Yang penting kata kuncinya masuk seperti: niat, mencerdaskan anak bangsa, lillah karena Tuhan. Cukup. Setidaknya kalau misal kita tidak sampai ke sekolah untuk mengajar, tapi malah mampir ke warung sampai sekolah bubar, kan masih dicatat pahala satu: niat. Hehehe.


Kedua: Sarapan

Hal ini tidak bisa dianggap sepele. Keadaan lapar memicu bangkitnya rasa marah. Kalau lapar di kelas akan cenderung, walaupun penyebabnya sepele. Jadi perlu sarapan, kepala sekolah atau teman di tempat kerja tidak akan pernah bertanya apakah anda sudah sarapan atau tidak. Harus pandai mengurus diri sendiri. Tiap orang masa kini sudah sibuk dengan dirinya sendiri.


Ketiga: Berdoa

Ketika sudah sampai di kelas, anak-anak murid pasti akan memimpin doa, tapi sebaiknya sebelum berangkat ke sekolah untuk mengajar, perlukan berdoa. Misal: "Ya, Tuhan, berikan hari ini keberkahan dan kemudahan."


Keempat: Mulai dengan langkah kaki kanan

Ya, Mulai dengan langkah kaki kanan sebelum meninggalkan rumah atau kos atau kontrakan. Ini sebagai tanda saja bahwa kita orang-orang yang berjalan dalam kebaikan.


Kelima: Fokus

Sepanjang jalan dari rumah atau kos atau kontrakan harus fokus. Kalau fokus akan sedikit potensi untuk nabrak rombong bakso. Hahaha.


Keenam: Ucapkan salam

Memasuki pintu gerbang sekolah ucapkan salam senyap dalam hati. Karena selain ada penghuni yang tampak, ada juga penghuni yang tidak tampak. Biar aman dari gangguan yang tidak tampak, sebaiknya ini dilakukan. Setidaknya apa yang dilakukan bernilai sedekah karena anda memberi makan kepada yang tidak tampah dengan salam. Ketika sudah memasuki pintu kelas juga ucapkan salam. Yes!


Ketujuh: Bawa uang 

Ini sangat penting. Walaupun uang bulanan sudah suami setor kepada isteri, suami tetap harus bawa uang. Cuma jaga-jaga siapa tahu di jalan ada kendala misal ban bocor. Tak mungkin kita hutang atau membayar dengan janji. Harus bayar tunai sebelum kering orang lain kering. Selain itu juga untuk jaga-jaga kalau ada murid yang lupa tidak bawa uang saku, anda bisa berbagi uang saku dengan murid.


Kedelapan: Bawa surat-surat penting

Betul, ini tak kalah pentingnya. Walaupun kita merasa surat-surat penting sudah lama ada di dompet atau jok kendaraan, tentu tetap harus diperiksa. Siapa tahu sudah mau masuk kadaluarsa. Hal ini juga menanggulangi polisi yang mendadak mencegat di jalan dan memeriksa surat penting.


Kesembilan: Bolpen

Ya, jangan pernah lupa bawa bolpen. Masak guru tidak bawa bolpen? Aneh. Sama seperti perokok tidak bawa korek, itu perlu dicurigai.


Kesepuluh: Mandi dan sikat gigi juga pakai parfum

Ingat, guru itu figur publik di kelas. Jangan sampai tercium bau badan, bau mulut, dan bau ketiak. Periksa kembali apakah ada tai hidung, tai mata. Sering-seringlah bercermin. Tunjukkan penampilan terbaik walau misal tidak sempurna.


Kesebelas: Bawa otak

Nah, ini sangat utama. Guru harus bawa otak dan pengetahuan ke dalam kelas. Jangan bawa curhat, kesedihan, kemarahan, dan nota hutang. Guru di kelas itu berarti sudah siap berbagi ilmu dengan murid sesuai yang direncanakan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), kalau bikin. Kalau tidak bikin setidaknya jangan bawa otak kosong. Hahahaha.


Kedua belas: Bawa senyum terbaik

Jangan seperti pelayan warung janda muda. Cantik tidak, mulus tidak, tapi cemberutnya nomor satu. Tetap senyum nomor satu. Sesedih apapun kehidupanmu guru, tetap senyum nomor satu. Tulus tidak tulus urusan belakang. Yang penting orang yang menggunakan layanan jasamu puas. Titik.


Ketiga belas: Aktifkan mata, telinga, dan seluruh badan

Mengapa? Karena kita tidak tahu, situasi mendadak apa yang akan dialami di sekolah atau di dalam kelas. Guru harus siaga dan sigap dalam kondisi apapun. Kalau tiba-tiba kelas kebakaran, guru harus cerdas mengelola panik.


Tiga belas itulah yang harus dibawa setiap hari ke sekolah dan kelas seorang guru se Indonesia. Tidak sedunia karena dunia lain tidak mungkin sama dengan keadaan kita. Cukup ini untuk Indonesia, untuk kita saja ya. Ini kata Meme. Boleh nurut boleh nyangkal, bebas kok. Saya cuma menuliskan apa kata Meme. 

Selain Meme yang berpendapat, dari tiga belas di atas ada juga pendapat Badrul dan Mukidi. Intinya, ambil yang baik siapa tahu manfaat. Buang yang tidak baik agar tidak menjadi penyakit. Begitukah?




Artikel Utama Blog Ini adalah:

Guru: PrototipeMasa Depan Bangsa


ck; text-align:center;'/>
Cocokpedia
Cocokpedia Dapur Mikir

Post a Comment for "13 Hal yang Harus Dipersiapkan Guru Sebelum Mengajar"