Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional, Tahun 2022



 

Cocokpedia.net. Perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional, Tahun 2022 disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional, 25 November 2021 di halaman kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta. Nadiem Makarim, yang lebih akrab disebut Mas Menteri, mengumumkan sejumlah program Kemendikbudristek yang akan diluncurkan pada tahun 2022. Beberapa di antaranya yaitu rekrutmen PPPK Guru 2022 dan penggantian kurikulum. Mas Menteri menawarkan kurikulum yang lebih merdeka bagi guru dan murid. Kurikulum itu saat ini tengah diujicobakan di sejumlah sekolah penggerak.

Kurikulum tersebut bisa dimengerti oleh guru dan fleksibel sehingga bisa diadaptasi guru sesuai kemampuan muridnya. Selain itu, kurikulum tersebut memberikan kesempatan bagi guru berkreasi dan berinovasi. "Sehingga proses pembelajaran lebih mudah," lanjutnya.

Mengenai rencana perubahan kurikulum nasional tersebut, Mas Menteri memberikan alasan bahwa perubahan tersebut harus dilakukan guna menyempurnakan perubahan kurikulu dari masa ke masa dan berdasar kurikulum di Indonesia saat ini 2020.

Perubahan kurikulum 2021, kurikulum 2021/2022 akan diberlakukan tahun depan. Rencana perubahan kurikulum tersurat dalam pidato Peringatan Hari Guru Nasional yang selengkapnya sebagai berikut yang berjudul: Guru Nyalakan Obor Perubahan.

 

Pidato Lengkap Mas Menteri pada peringatan Hari Guru Nasional 25 November 2021.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. salam sejahtera bagi kita semua. Om Swastiastu namo buddhaya. salam kebajikan. Rahayu.

Ibu dan bapak guru yang saya hormati dan banggakan, tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari sabang sampai merauke terpukul secara ekonomi. Terpukul secara kesehatan dan terpukul secara batin. Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan.

Guru di seluruh indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, semakin kesepian, dan kehilangan disiplin. Tidak hanya tekanan psikologis karena pembelajaran jarak jauh. Banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan agar bisa makan. Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang termotivasi, tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira saat saya menginap di rumah guru honorer di lombok tengah. Saat saya menginap di rumah guru penggerak di yogyakarta. Saat saya menginap bersama para santri di pesantren di jawa timur. Saya sama sekali tidak mendengar kata putus asa. Saat sarapan dengan mereka saya mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka.

Wajah mereka terlihat semangat bersemangat saat membahas platform teknologi yang cocok dan yang tidak cocok untuk mereka dengan penuh percaya diri. Mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka. Di situlah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se indonesia menginginkan perubahan dan kami mendengar guru se-indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi.

Guru se-indonesia menginginkan akses terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan dan praktis. Guru se-indonesia menginginkan kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap muridnya yang berbeda-beda. Guru se-indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah yang berpihak  kepada murid bukan pada birokrasi. Guru se-indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman.

Sejak pertama kali kami cetuskan, sekarang merdeka belajar milik anda. Sudah saatnya berubah dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan merdeka belajar. Merdeka belajar berhasil  menciptakan ribuan inovasi pembelajaran. Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Gerakan ini tidak bisa dibendung tidak bisa diputarbalikkan karena gerakan ini hidup dalam setiap insan guru yang punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu,  saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan merdeka belajar demi kehidupan dan masa depan guru se-indonesia. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru senusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya. Merdeka belajar ini sekarang milik anda. salam Merdeka belajar. wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Kunjungi juga:

Guru Harapan Masa Depan Bangsa

Cocokpedia
Cocokpedia Dapur Mikir

Post a Comment for " Perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional, Tahun 2022"