Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Berkebun (bercocok tanam) dan Manfaatnya Mengisi Liburan Sekolah Bermakna

 


Cara Berkebun (bercocok tanam) dan Manfaatnya Mengisi Liburan Sekolah Bermakna menjadi kegiatan menarik saat liburan sekolah tiba. Karena beberapa hal, liburan tahun ini disarankan di rumah saja.


Yuk, berkebun saja. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Pilih 1 atau 2 tanaman saja

Kalian tentukan akan menanam dan merawat tanaman apa yang mudah dan tidak gampang mati. Tidak semua tananam atau bibit tanaman mudah tumbuh. Jadi kalian perlu konsultasi kepada ayah atau bunda atau kakek, tanaman apa yang mudah dirawat.

Kalau sudah menemukan, tulis beberapa nama bibit tanaman atau biji bibitnya pada kertas. Kemudian pergilah ke pasar tanaman.

 

2. Pergi ke pasar tanaman

Setiba di pasar tanaman atau toko bibit, kalian tanyakan daftar bibit atau tanaman yang kalian sudah catat. Kalau ada semua, kalian tentukan untuk memilih satu atau dua saja. Jangan banyak-banyak. Kalian kan masih nuebi. Masih pemula, jadi mulai satu-satu dulu ya.

Satu dulu dan lihat perkembangannya nanti kalau sudah ditanam. Berhasil atau tidak bergantung cara menanam dan perawatannya. Lanjut!


3. Siapkan peralatan bercocok tanam (berkebun)

Kalau bibit tanaman yang akan kalian tanam sudah siap, persiapkan pula alat-alat untuk bercocok tanam atau berkebun. Peralatan berkebun sederhana seperti linggis, cangkul kecil, pisau, alat menyiram, dan sebagainya.

Setelah semua siap, kalian putuskan apakah ditanam di halaman rumah atau menggunakan pot. Itu bergantung pada jenis tanaman yang kalian pilih. Kalau jenisnya bunga, cukup di pot. Tapi, kalau jenisnya adalah buah yang besar, tentu butuh tempat di halaman rumah. Jangan lupa minta bantuan ayah bunda untuk mendampingi ya.


4. Waktu yang tepat

Waktu yang tepat untuk menanam bibit tanaman adalah pagi atau sore, jangan siang hari. Siang hari terik matahari sangat panas. Membuat bibit kalian layu dan mati. Pilihan yang sangat bagus adalah pagi hari atau sore.


5. Menyiram

Setelah ditanam pada tempat yang tepat, tentu yang harus kalian lakukana adalah menyiramnya. Perhatikan, jangan terlalu banyak airnya. Jangan sampai becek, biar tanamannya bisa bernapas. Kalau terlalu banyak air, tanaman yang kalian tanam bisa busuk akarnya atau bibitnya di dalam tanah dan tidak akan tumbuh.


6. Memberinya pupuk

Kalau sudah muncul dan segar bibit yang kalian tanam, maka perlu asupan gizi tanaman berupa pupuk. Tapi, ingat, jangan terlalu banyak. Bisa membuat tanaman mati juga. Sebaiknya konsultasikan dengan ayah bunda mengenai takaran yang cukup untuk memupuk tanamannya. Oke?

 

7. Mencatat perkembangannya

Nah, inilah bagian akhir dari kegiatan bercocok tanam atau berkebunmu. Bagi sebagian orang, mencatat perkembangan tumbuhnya tanaman itu tidak penting yang penting tumbuh. Tapi, karena kalian masih sekolah, hasil catatan mengenai tanamanmu ini sangat penting.

Jika hasil catatan tanamanmu dan foto perkembangan tanamanmu diperlihatkan kepada gurumu saat masuk sekolah nanti, tentu gurumu akan senang dan memberimu nilai tambahan. Bagaimana? Bisa melakukannya?

Apa manfaat kalian Berkebun (bercocok tanam) untuk Mengisi Liburan Sekolah Bermakna di rumah? Manfaat utamanya adalah kalian belajar memiliki tanggung jawab. Ingat, tanaman itu bernyawa. Kalian harus bertanggung jawab terhadap nyawa makhluk hidup. Dengan menanam dan merawatnya kalian akan mempunyai perasaan kasih sayang terhadap makhluk hidup. Itu akan berdampak juga kalian akan menyayangi semua teman dan manusia yang lain. 

 

Nah, itulah beberapa Cara Berkebun (bercocok tanam) dan Manfaatnya Mengisi Liburan Sekolah Bermakna. Semoga bermanfaat ya.


Sumber gambar:

https://klasika.kompas.id/baca/cara-agar-anak-tertarik-berkebun/

 

ck; text-align:center;'/>
Cocokpedia
Cocokpedia Dapur Mikir

Post a Comment for "Cara Berkebun (bercocok tanam) dan Manfaatnya Mengisi Liburan Sekolah Bermakna"