Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

The Bear



Karya Abel

Ada seorang anak yang bernama Luci. Dia lahir dari keluarga bangsawan. Dia juga mempunyai dua kakak. Satu perempuan dan satu lagi laki-laki. Saat Luci berumur tujuh tahun Luci diberi sebuah boneka beruang yang amat ia dambakan.

Seusai sekolah, Luci selalu melewati sebuah toko mainan yang menjual banyak sekali mainan lucu, tetapi yang Luci perhatikan hanyalah Boneka Beruang. Ayah dan ibunya tidak pernah punya waktu untuk Luci karena masalah pekerjaan. Karena kakaknya merasa kasihan padanya, kakaknya memberitahukan kepada ibunya bahwa Luci menginginkan boneka Beruang itu ketika ulang tahunnya. Dan ketika ulang Tahun Luci yang ke-7 tahun, Luci dikado Boneka Beruang itu. Luci sangat gembira hingga melompat-lompat. Luci dan beruangnya selalu bersama hingga tidak ada yang bisa membuat mereka terpisahkan.

Tiga tahun berlalu dan besok adalah ulang tahun ke sekian kalinya. Luci merasa bahwa dia tidak memerlukan boneka beruang itu lagi. Ia memutuskan untuk membuang Boneka Beruang itu, sudah terlalu usang juga.

Keesokan harinya ketika ulang tahun itu, datang seorang kurir yang mengantarkan kado untuk Luci. Luci langsung membuka kadonya karena penasaran. Setelah dibuka, Luci kaget dan langsung membuang kado itu dan menyuruh pelayannya untuk membuang kado itu jauh-jauh. Semua orang sangat keheranan dengan sikap Luci pada kado itu.

Seusai acara ulang tahun, Luci langsung pergi ke kamarnya dan tidur. Tepat pada pukul 23.30 ada yang mengetuk-ngetuk pintu rumah keluarga Luci. Pelayan rumah Luci membuka pintu dan tidak melihat seorang pun di luar. Setelah pelayan itu menutup pintu, seketika terdengar teriakan dari kamar Luci. Semua orang di rumah berlarian pergi ke kamar Luci. Luci meninggal dunia.

Pada mayatnya terdapat dua luka parah. Satu di bagian leher dan satunya lagi di bagian perut. Ibunya sangat shock dan sangat depresi hingga mengalami serangan jantung. Karena tidak tahan dengan kesedihan, keluarga Luci terjun dari jembatan dan bunuh diri. Sampai sekarang Cerita ini sudah tersebar luas di seluruh Indonesia.

Sekarang beruang itu dipegang oleh seorang anak perempuan, Tetapi anak perempuan itu juga mati dengan tragis di kamarnya. Mayat anak perempuan itu memiliki luka tembus di bagian dadanya. Dan begitupun seterusnya. Setiap ada orang yang memegang boneka beruang itu pasti akan mati.

Sumber gambar:
ck; text-align:center;'/>
Cocokpedia
Cocokpedia Dapur Mikir

Post a Comment for "The Bear"